RSS

Arsip Kategori: Puisi Rindu

Pesan Rindu

Wahai malam…
Bawalah pesan rinduku
dan bisikkan dalam sepi pada Ibuku.

Wahai malam…
Bawalah pesan rinduku
dan bisikkan dalam gelap pada Ayahku.

Wahai malam…
Bawalah pesan rinduku
dan bisikkan dalam tidur saudara-saudaraku.

Wahai malam…
Bawalah pesan rindukku
dan sampaikan pada Tuhanku Yang Maha Pengasih dan Penyayang
“Bahagiakanlah, setiap hati yang kurindu”

Amin.

(a.s) – Yogya, 18 Feb 2013

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 Februari 2013 in Puisi Ibu, Puisi Rindu

 

Tag: ,

Rasa Rindu

Rasa rindu ini datang secara tiba-tiba..
Apa yang harus kulakukan..?
Haruskah ku berlari, dan bersembunyi?
Ataukah berdiam diri, tak peduli?

Rasa rindu ini…
Ia hadir dalam sepi, dan bersemayam dalam mimpi.
Sirami jiwa hingga ke dasar nurani,
Menyemaikan hati yg tlah lama mati.

Rasa rindu ini…
Untukmu Kasih.

(a.s), Yogyakarta.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 15 Februari 2013 in Puisi Rindu, Puisi Untuk Kekasih

 

Tag: , , ,

Masa Kecilku Dulu

Ayah, Ibu…
Aku ingin pulang ke rumahmu,
Tanah kelahiran, saat kau pertaruhkan segalanya untukku.
Bahkan nyawamu…

Ayah, Ibu…
Tidakkah kau lelah merawatku?
Yang senantiasa merepotkanmu.
Tidakkah kau benci padaku?
Yang acuhkan perhatianmu.
Dan tidakkah kau dendam padaku?
Yang mendustai kasih sayangmu.

Ayah, Ibu…
Terima kasihku, atas segala pengorbanan
yang telah kalian persembahkan untukku.

Sungguh, aku rindu, bahkan sangat rindu.
Terlelap dalam hangat pelukkan Ayah dan Ibu,
Seperti masa kecilku dulu.

(a.s) Yogyakarta, 2011

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Oktober 2012 in Puisi Ibu, Puisi Personal, Puisi Rindu, Puisi2 Sahabat

 

Tag: ,

Puisi – Esok atau Lusa…

Sahabat…
Bukan niatku menggoda,
Bukan niatku merayu,
Apalagi mempermainkan perasaanmu.

Saat ini, malam ini, detik ini.
Aku sungguh-sungguh merindukanmu
Seperti kegelapan, yang merindukan cahaya terang
Atau tanah gersang, yang merindukan turunnya hujan.

Sahabatku…
Jika di izinkan, Oleh Sang Pencipta Kehidupan
Ku harap, esok atau lusa.
Kita dapat kembali bertemu dengan senyum yang menawan.

 

Tag: , , , ,

Cinta, ke mana kau pergi?

Bertahun sudah, cinta meninggalkanku.
Dan hingga kini, ia tak kembali.
Hampa, senantiasa menghinggapi hati ini.
Namun apa daya, inilah takdir yg harus kujalani.

Cinta, ke mana kau pergi?
Lelah sudah ku mencari.
Sampai di sini, cukup sampai di sini !
Langkahku terhenti.

Jogya, 26/06/2012

 

Tag: , , ,

Puisi – Bayang-bayangmu

Hari ini

Ku lihat semua wanita

berwajahkan dirimu

Ku dengar semua suara

adalah suaramu

Dan seluruh ingatanku

Hanya berisikan

bayang-bayangmu
Oktober 2009

By: Agus Suarsono

 

Tag: , , , , ,

Puisi – Sebuah Penantian

Tak terasa…
Siang dan malam berlalu begitu cepat.
Entah, berapa purnama tlah kita lewati bersama?
Sejak pertama, ku mengenalmu…
Hingga akhirnya, bunga-bunga cinta ini tumbuh di hatiku.
[ Baca Selengkapnya ]

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada 15 April 2012 in Patah Hati, Puisi Cinta dan Wanita, Puisi Rindu

 

Tag: , , , , ,

 
%d blogger menyukai ini: