RSS

Puisi – Dinda

07 Apr

Meski aku bukanlah Arjuna,
Yang mampu mengalahkan Rahwana.
Meki aku bukanlah Dewa,
Yang mampu mewujudkan segala cita.
Namun aku mampu, membuatmu bahagia.

Meski aku bukanlah Columbus,
Yang pertama mengarungi lautan.
Meski aku bukanlah Amstrong,
Yang pertama menjamah rembulan.
Namun aku kan menjadi yang pertama merindukanmu..

Dinda…
Meski kau jauh dariku,
Dipisahkan jarak dan waktu
Namun cintaku kan senantiasa menemanimu,
Dalam hidup dan matiku.

Dinda…
Kau adalah mimpi-mimpi indah
Dalam setiap tidurku.
Kau adalah senyum bahagia
Yang menghiasi hidupku.
Dan kau adalah nyawa,
Dalam setiap detak jantung dan denyut nadiku.

By: Agus Suarsono

 

Tag: , , , , ,

3 responses to “Puisi – Dinda

  1. izzawa

    8 April 2012 at 9:02 pm

    jadi ingat seseorang yang memanggilku dengan sebutan itu..jiaaaahhh😆

     
    • betamanise

      8 April 2012 at 10:45 pm

      sapa tuch….?

       
      • izzawa

        10 April 2012 at 8:49 am

        ada deehhh..😉

         

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: