RSS

Puisi – Budak Cinta !

17 Feb

Daun-daun menari mentertawaiku
Melihatku melamun tanpa kata
Namun, seperti tuli tak ku hiraukan
Ledekan daun-daun yang usil

Diam dan terus terdiam
Sambil ku termenung mengenang semuanya yang indah
Bersama gadis kumbang
“Pengecap manis, setelah pahit dibuang”

Daun-daun yang berjatuhan
Satu persatu menampar pipiku
Membodohi dan memaki-maki diriku
Seraya membisikan di telingaku
”Gadis yang berwajah bunga namun berhati kumbang
Tak patut untuk kau kenang”

Masih banyak…
Gadis yang berwajah bintang dan berhati rembulan
Menunggumu membuka lembaran-lembaran baru
Agar mereka dapat menuliskan
Tentang cinta dan kesetian yang tak patut
Untuk disia-siakan”

[ Agus Suarsono ]

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: