RSS

Surat Cintaku

16 Des

Untuk: Gadis bunga yg pernah bersemi di hatiku.

Dik….
Adakalanya, aku berfikir…
Aku pasti bisa melupakanmu, seiring waktu yang berjalan dan mencari penggantimu.
Namun pada kenyataannya ku tak pernah bisa, bahkan mungkin takkan pernah bisa.
Kau selalu ada di hati, dan turut serta di setiap langkahku.

Apa ini yang namanya cinta?
Selalu menumbuhkan bunga-bunga rindu dan cemburu yang menghiasi kalbu.
Kadang menyenangkan, namun tak jarang pula menyakitkan.

Jika cinta itu buta ! Maka aku telah buta, sejak pertama kali berjumpa denganmu.
Dan jika cinta itu gila, akulah orang gila itu.
Jika menjadi pengemis itu memalukan ! Maka aku sendiri tak tahu malu, karena telah menjadi pengemis cintamu.
Dan jika cinta membutuhkan pengorbanan, maka kan kukorbankan segalanya untukmu.
Bahkan nyawa dan kebahagianku. Karena aku mencintaimu, dan aku menyayangimu, dengan setulus hatiku.

Walau cinta tak harus memiliki, walau cinta tak selalu berakhir bahagia,
Namun ku yakin kaulah cinta sejatiku. Dan walau kenyataanya, kau tak lagi mencintaiku.
Separuh jiwa dan hatiku, kan tetap menjadi milikmu.

Selamanya…

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 16 Desember 2011 in Surat Cinta

 

Tag:

4 responses to “Surat Cintaku

  1. imel

    28 Maret 2012 at 3:51 pm

    lovely poem…….so sweat

     
    • betamanise

      28 Maret 2012 at 7:15 pm

      Thanks….

       
    • alchemistneko

      6 April 2012 at 9:29 pm

      sweat? = peluh?

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: